Rencana Aksi Keuangan Keberlanjutan
PT BANK CHINA CONSTRUCTION BANK INDONESIA TBK
RENCANA AKSI KEUANGAN BERKELANJUTAN
2026
Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor 51/POJK.03/2017 mengenai Penerapan Keuangan Berkelanjutan, CCB Indonesia memiliki komitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan dalam kegiatan / aktivitas operasional perusahaan sehari-hari, di antaranya dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitar kantor, pemberian kredit pada Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) dan pihak-pihak yang peduli terhadap lingkungan (green company), serta CCB Indonesia telah melaksanakan program penghijauan berkelanjutan yang telah dimulai sejak tahun 2014.
Selain itu, dalam beberapa tahun ini CCB indonesia secara konsisten untuk mengembangkan produk dan layanan yang berbasis teknologi melalui aplikasi berbasis electronic channel, serta pengembangan yang mengarah ke digital banking; dalam konteks Keuangan Berkelanjutan, penggunaan produk berbasis teknologi ini akan menghemat sumber daya yang digunakan.
Dalam pelaksanaan aktivitas usaha CCB Indonesia dilakukan secara bertanggung jawab, dengan mengintegrasikan aspek-aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (environmental social governance/ESG) dalam kerangka keuangan berkelanjutan, sehingga pertumbuhan bisnis diharapkan juga akan memberi dampak yang baik pada pelestarian planet dan kesejahteraan masyarakat.
Prioritas pembiayaan diarahkan kepada kegiatan usaha yang berwawasan lingkungan, yang berarti bahwa kegiatan tersebut harus memperhatikan dan berusaha untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan mendorong praktik-praktik yang berkelanjutan. Kegiatan usaha yang berwawasan lingkungan diantaranya adalah investasi dalam energi terbarukan yaitu: pembiayaan untuk proyek-proyek energi terbarukan seperti tenaga surya, angin, atau hidroelektrik yang membantu mengurangi emisi gas rumah kaca dan mempromosikan sumber energi yang lebih bersih; serta pembiayaan transportasi berkelanjutan untuk mendukung proyek-proyek transportasi yang berkelanjutan, seperti pengembangan transportasi umum atau infrastruktur berkelanjutan.
CCB Indonesia mendukung sepenuhnya pembiayaan hijau (green financing) kepada sektor energi terbarukan yang merupakan transisi dari fossil fuel untuk mengurangi emisi karbon, sesuai dengan program pemerintah Indonesia untuk ‘net-zero emission’ yang ditargetkan akan rampung pada tahun 2060. Taksonomi untuk Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI) akan menjadi panduan untuk meningkatkan alokasi modal dan pembiayaan berkelanjutan dalam mendukung pencapaian target ‘net zero emission’ Indonesia.
Disamping itu, CCB Indonesia juga berperan aktif memberikan kontribusi dalam program penghijauan berkelanjutan di daerah tandus dan kekeringan yang telah memasuki tahun ke 10 melalui corporate social responsibility (CSR).
Penghijauan sangat penting untuk mengatasi masalah degradasi lahan, mengurangi erosi tanah, dan meningkatkan keberlanjutan lingkungan. Program penghijauan berkelanjutan ini bermanfaat bagi sesama dan lingkungan hidup, terutama mengatasi lahan gersang, tandus yang rawan longsor untuk menghentikan dan merehabilitasi kerusahan lahan. Termasuk dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau ‘Sustainable Development Goals’ / SDGs No. 15 yaitu melindungi, memulihkan dan mendukung penggunaan yang berkelanjutan terhadap ekosistem daratan, mengelola hutan secara berkelanjutan, memerangi desertifikasi (penggurunan), dan menghambat dan membalikkan degradasi tanah dan menghambat hilangnya keanekaragaman hayati.
Terjadinya perubahan iklim atau cuaca ekstrim, yang akhir-akhir ini melanda bumi secara global dan menimbulkan berbagai bencana, seperti kemarau panjang, kekeringan, tanah longsor. Kenaikan suhu bumi, naiknya permukaan air laut, serta cuaca ekstrem adalah dampak nyata dari meningkatnya emisi gas rumah kaca. CCB Indonesia telah ikut berpartisipasi dalam bantuan melalui program penghijauan berkelanjutan di daerah Jawa Tengah, khususnya Wonogiri dan Banyumas untuk mencegah erosi bagi daerah tandus untuk menghindari terjadinya bahaya longsor. Pelaksanaan program penghijauan mulai dari proses pratanam, tanam bibit hingga penyiraman sampai pohon-pohon tersebut dapat tumbuh mandiri yaitu memiliki akar yang cukup kuat. Selain itu, Bank juga melakukan program penghijauan dengan penanaman pohon mangrove di tepi pantai untuk pencegahan abrasi, sekaligus untuk penyerapan karbon dioksida (CO2).
Pada tahun 2026 CCB Indonesia melanjutkan pelaksanaan sejumlah langkah inisiatif untuk mendorong implementasi Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan. CCB Indonesia secara konsisten akan mendukung kebijakan pemerintah dengan menjalankan program-program dengan aktivitas ekonomi yang mendukung upaya dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Indonesia yang mencakup aspek ekonomi, lingkungan hidup, dan sosial; dalam kerangka pembiayaan berkelanjutan untuk mendukung pencapaian target net zero emission (NZE) di Indonesia hingga tahun 2060. --